Implementasi Teknologi Informasi Terhadap Kinerja PR

Public relation merupakan salah satu sub bidang ilmu komunikasi, di mana komunikasi telah menjadi tulang punggung dalam sebuah proses berjalannya suatu kegiatan public relations. Public relations juga dianggap sebagai “jembatan” penghubung antara perusahaan atau organisasi dengan publiknya, terutama untuk mencapai mutual understanding antara perusahaan dengan publiknya (Elvinaro, 2009:2)

Dalam era globalisasi saat ini, komunikasi dan informasi telah menjelma menjadi kebutuhan dasar yang tak dapat dielakkan lagi di kalangan masyarakat di berbagai belahan dunia. Seiring dengan perjalanan waktu serta munculnya teknologi yang begitu dinamis dalam perkembangannya, menawarkan banyak fasilitas dan kemudahan kepada masyarakat luas, sehingga memungkinkan mereka untuk mengosumsi lebih banyak lagi informasi yang dibutuhkan.

Begitu pun dalam dunia kerja, khususnya public relations. Para praktisi PR ini merupakan irisan dari masyarakat pengguna teknologi informasi yang juga memanfaatkan teknologi untuk kepentingan perusahaan atau organisasi yang mereka wakili dalam memenuhi kepentingannya untuk menjalin hubungan baik dengan publik dan mendapat citra positif.

Penggunaan teknologi ini memberikan ruang ekplorasi yang luas kepada para praktisi PR dalam membantu untuk merealisasikan rancangan program-program yang telah disusun sedemikian rupa. Tentu saja dengan memanfaatkan teknologi informasi yang ada, cara yang digunakan untuk menjalankan rancangan program tersebut dapat dilakukan dengan lebih kreatif, variatif, efektif, dan efisien sehingga pesan yang dibuat dapat disampaikan kepada publik dengan lebih cepat dan merata tetapi biaya yang dikeluarkan dapat ditekan seminim mungkin.

Untuk menjalankan fungsi dan peran public relations dalam suatu perusahaan atau organisasi, para praktisi PR membutuhkan alat bantu atau media yang yang mampu menunjang dan menjadi fasilitator bagi mereka dalam menjalankan fungsi manajemen yang turut berperan dalam menentukan operasional perusahaan atau organisasi itu sendiri.

Pada dasarnya setiap program yang dijalankan oleh praktisi public relations, terutama dalam perusahaan, tidak dapat dilepaskan dari prinsip ekonomi yang berorientasi untuk selalu memperoleh keuntungan oleh karena itulah penggunaan dan pemanfaatan teknologi komunikasi dibutuhkan, yaitu untuk memberikan hasil yang maksimal dengan biaya yang minimal.

Berbagai jenis kegiatan public relations yang terbantu oleh keberadaan teknologi misalnya saja pembuatan press release, publisitas, layanan konsultasi PR secara online, web, serta media sosial lainnya dapat dilakukan dengan lebih mudah dan dalam kurun waktu yang relatif singkat dibanding jika tidak menggunakan fasilitas teknologi komunikasi yang ada. Dengan begitu kualitas kinerja PR tentu saja dapat meningkat dilihat dari cara kerja dan efektifitas serta hasil atau feedback yang bisa didapatkan dengan segera.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s