Cara Mengatasi Kegugupan Saat Menjadi MC

Ketika Anda diminta untuk menjadi pembawa acara dalam suatu kegiatan tertentu, saya yakin Anda pernah mengalami kegugupan. Entah itu disebabkan oleh banyaknya audience, besarnya skala acara, atau mungkin juga karena sudah terlalu lama sejak terakhir kali Anda memegang mic dan berbicara di depan umum. Tenang saja, orang yang jam terbangnya sudah ribuan kali pun ada kalanya mengalami hal tersebut. Menurut saya, itu hal yang wajar dan sah-sah saja!

Masalahnya adalah seorang pembawa acara selalu dituntut untuk tampil sesempurna mungkin dan setenang mungkin agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh si penerima pesan. Gugup memang sangat manusiawi, tapi jika tidak diatasi maka akibatnya akan fatal, bahkan kita dapat kehilangan suara secara tiba-tiba saat acara sedang berlangsung.

Ada beberapa hal yang sering saya lakukan ketika sedang merasa gugup. Pertama setenang mungkin saya mencoba untuk mamastikan bahwa apa yang saya perlukan dalam acara tersebut sudah terpenuhi, misalnya draft/naskah mc (pastikan setiap kata yang ditulis sudah dikonfirmasi dan sesuai dengan agenda acara), alat tulis, pakaian, mikrofon cadangan, air minum, dan permen mint (jika dibutuhkan), dan akan lebih baik lagi jika didampingi oleh seorang LO. dengan memastkan itu semua, setidaknya kekhawatiran kita terhadap kendala teknis akan sedikit berkurang.

Kedua, biasanya saya melakukan pemanasan terlebih dahulu baik tes vocal dengan pernafasan perut, melakukan senam muka, bahkan senam ringan (sedikit berloncat-loncat ringan) dan dibolehkan juga sesekali berteriak, tapi ingat jangan sampai Anda berkeringat dan memacu detak jantung terlalu cepat karena hal tersebut dapat memengaruhi tempo bicara.

Jika acara akan segera dimulai, pastikan Anda sudah ke kamar kecil terlebih dahulu dan bebaskan diri Anda dari keperluan toilet. Selanjutnya bicaralah dan yakinkan pada diri Anda di hadapan cermin bahwa Anda mampu memberikan penampilan yang terbaik.

Jika rasa gugup muncul ketika acara sedang berlangsung, Anda juga dapat menyiasatinya dengan cara berjalan di atas panggung (jika acara non formal), atau cukup menggerakkan ujung jari kaki Anda saja (jika acara formal). Tarik lah nafas sedalam mungkin sebelum Anda naik ke atas panggung. Dan yang paling penting, nikmati panggung yang Anda pimpin, fokus pada apa yang Anda sampaikan, kenali dan kendalikan situasi sekitar Anda , yakini bahwa Anda adalah pusat perhatian dari seluruh audience yang hadir pada acara tersebut. Keberhasilan bergantung pada ketenangan yang terkendali! Percayalah pada kemampuan diri Anda!

Semoga membantu ^.^

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s